Yang Harus diperhatikan Saat Memasang Dinding Keramik

Yang Harus diperhatikan Saat Memasang Dinding Keramik

No Comments on Yang Harus diperhatikan Saat Memasang Dinding Keramik

YANG HARUS DIPERHATIKAN SAAT MEMASANG DINDING KERAMIK

Yang Harus diperhatikan Saat Memasang Dinding Keramik – Kini keramik dinding salah satu solusi bagi Anda yang menyukai rumah yang terkesan elegan. Dinding keramik ini terdapat berbagai motif juga loh! Nah, membahas soal dinding keramik, yuk kita simak bagaimana cara memasang dinding keramik. Tahukah Anda, banyak yang harus diperhatikan saat memasang dinding keramik, apa saja?

Pemasangan Keramik Dinding

Langkah pertama adalah mempersiapan alat.
Beberapa alat yang diperlukan guna memasang keramik dinding hampir sama dengan alat yang digunakan untuk memasang keramik lantai. Secara umum alat yang harus dipersiapkan antara lain: centong semen, lot, benang, pukul keramik yang terbuat dari karet, pukul besi, pensil, meteran ukur, waterpas, dan paku beton 2 inchi dan 3 inchi seperlunya.
Adapun alat pendukung lainnya antara lain: lap, spoons, sandal karet, sekrap.

Langkah kedua adalah mempersiapkan material atau bahan sesuai dengan kebutuhan. Material yang harus dipersiapkan antara lain keramik, semen portland, pasir, air. Semua bahan harus dihitung terlebih dahulu sesuai dengan ukuran ruangan yang akan dipasang keramik. Sebaiknya jika hendak membeli keramik dilebihkan 5 persen dari jumlah yang diperlukan, hal ini berguna sebagai cadangan akibat keramik rusak atau pecah.

Langkah ketiga adalah pengecekan lokasi kerja dan pengukuran ulang. Hal ini dilakukan guna memastikan posisi dan letak serta bentuk pemasangan yang paling baik, apakah akan mengambil pola tengah (simetris) untuk dinding lebar atau dari pinggir dengan salah satu bagian satu keping utuh, misalnya. Hal ini dapat disesuaikan dengan kondisi ruangan atau dinding.

Langkah keempat pengerjaan. Berikut ini beberapa langkah kerja pemasangan keramik dinding, silakan dibaca dengan seksama, sehingga Anda dapat mencobanya sendiri:

  1. Siapkan benang dan meteran ukur, paku beton. Saya ambil contoh kita akan memasang keramik dinding tampak depan secara keseluruhan dengan ukuran yang lebar.
  2. Ukur panjang dinding, kemudian bagi dua sehingga diperoleh ukuran yang sama lebar. Berarti kita akan memasang keramik dari posisi tengah sebagai titik simetris. Tancapkan paku sebagai tanda pada bagian tersebut.
  3. Ukur tegak lurusnya menggunakan lot pada bagian tengah tadi. Tandai dengan benang dari ujung bagian atas hingga ke bawah.
  4. Kemudian ukur tinggi dinding hingga batas paling atas. Hal ini berguna untuk menentukan batas pasangan keramik paling atas pada dinding.
    Misalnya: tinggi dinding yang hendak dipasang keramik adalah 2 meter, dan tidak sampai ke batas plafon. Maka pasangan keramik dinding diambil dari batas paling atas kemudian turun ke bawah. Atau mungkin saja dipasang sebatas 1 meter saja sebagai fasad rumah bagian bawah. Hal ini dapat Anda sesuaikan sendiri dengan selera dan model rumah.
  5. Setelah mengukur dan memasang batas pasangan dengan benang, kita akan mulai memasang keramik satu-persatu dari bagian bawah. Karena memasang dari bawah adalah teknik yang paling mudah. Pemasangan benang bagian atas dan bawah yang berfungsi sebagai “jalur” pasangan keramik, harus diukur sesuai dengan tinggi satu keping keramik, misalnya jika satu keping keramik tingginya 25 cm, atau 40 cm, maka jarak benang juga harus 25 cm atau 40 cm.
  6. Oh ya, sembari menyiapkan adukan (adukan atau adonan akan dijelaskan pada bagian bawah artikel ini), rendam terlebih dahulu keramik yang akan dipasang dalam air selama 2-3 jam, hal ini sangat berguna agar adonan yang menempel pada permukaan keramik bagian bawah tidak langsung mengering sehingga daya rekatnya lebih baik.
  7. Jika adonan atau adukan telah disiapkan, ambil beberapa keping keramik dari rendaman, dan tiriskan, keramik tidak yang telah direndam tidak boleh terkena sinar matahari, sebab keramik akan cepat mengering dan pengaruh perendaman akan sia-sia.
  8. Ambil satu keping keramik, letakkan adonan di atas permukaan bawah kepingan keramik. Ketebalan disesuaikan dengan jarak benang ke dinding. Ketebalan adonan yang ideal antara 1 hingga 1,5 cm. Jika ketebalannya melebihi ukuran tersebut, akan menyulitkan kita memasang keramik dinding. Untuk mengantisipasi hal ini, sebaiknya periksa terlebih dahulu tegak lurusnya dinding dengan lot. Jika terdapat bagian yang “tekor” atau melengkung ke dalam, maka plester dahulu hingga semua bagian rata dan tegak lurus.
  9. Tempelkan pada dinding, ratakan dengan benang, dan tekan dengan palu karet (rubber mallet), ketok secara perlahan hingga keramik menempel dan rata dengan benang atas maupun bawah. Taburi bagian atas dan samping dengan semen kering. Ganjal sisi bawah keramik dengan dua buah paku, kanan dan kiri, agar keramik tidak melorot. Isi bagian atas pasangan keramik dengan adukan sehingga padat dan tidak kopong.
  10. Selanjutnya lakukan pemasangan berikutnya seperti di atas hingga selesai. Pada bagian sudut yang dipotong, harus rapi dan tidak terlalu longgar.
  11. Jika pasangan telah selesai, bersihkan semua permukaan keramik dengan spoons atau kain katun, sehingga sisia adukan dan semen bersih.
  12. Setelah 2 hingga 3 hari, isi nat dengan grout menggunakan potongan sandal karet. Untuk lebih lengkapnya tentang cara mengisi nat.

Adonan untuk memasang keramik

Agar keramik memiliki daya rekat yang baik, selain direndam, adonan atau adukan dasar untuk keramik juga sangat mempengaruhi daya rekatnya.Berikut ini beberapa hal penting yang harus diperhatikan ketika membuat adonan pasangan keramik:

  1. Perbandingan yang ideal antara pasir beton dengan semen adalah 1:1,5. Hal ini juga dipengaruhi oleh ketebalan pasangan keramik.
  2. Jangan lupa untuk menyampur adonan pasir dan semen tadi dengan air secukupnya, sehingga berbentuk seperti pasta.
  3. Adonan harus diaduk secara merata agar tingkat kematangan sempurna.

Cara memasang keramik dinding telah selesai saya uraikan, silakan Anda mempraktekkannya sendiri, semoga berhasil.

 

About the author:

Leave a comment

Head Office :

Digital Arsitek Indonesia
Alamat : Jl. Babadan No.27 Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.
Produksi : Digital Arsitek Indonesia
- Design dan Produksi Interior
- Bidang Arsitek Perencanaan dan Pelaksanaan Bangunan
Berdiri : Tahun 2014
Telephon :
- (0274) 501 7127
-0857 2961 6938
Email : nikenswastika23@gmail.com

Our Service

- Desain Interior & Eksterior
- Mebel Design & Produk :
  - Kitchen Set
  - Almari Rumah
  - Almari Kantor. dll
- Construksi Besi
  - Canopi
  - Pagar
  - Relling
  - Stenlis

Kategori

Arsip

Ikuti Info dari kami

Interior Jogja Flamingo

Back to Top