Jl. Babadan No.27 Yogyakarta
0857-2961-6938
nikenswastika23@gmail.com

Inspirasi Dekorasi Pigura

MELAYANI SETTING INTERIOR RUANGAN, KAMAR, RUANG TAMU, DAPUR, KITCHEN SET, ARSITEK

Inspirasi Dekorasi Pigura

Tips Mendekor Pigura Dirumah

Digital Aritek Indonesia – Setiap orang pasti mempunyai kenangan di masa lalu, kenangan itu diabadikan memalui foto. Dan pastinya foto itu akan di tempel di dinding rumah. Pigura bukan saja untuk pajangan, tetapi bisa menambah desain interior pada rumah. Ada caranya untuk mendekor pigura ke dinding tembok sehingga memiliki nilai estetika yang tinggi. Kali ini Digital Arsitek indonesia akan memberika tips tips untuk mendekor pigura di rumah agar terlihat Indah.

 

1. Tepat Memilih Posisi Dinding

Langkah pertama yang mesti kamu lakukan sebelum memasang kolase bingkai foto adalah menentukan bagian dinding. Pilihlah bagian dinding yang terbuka lebar serta terpapar cahaya yang cukup, misalnya di ruang tamu. Pastika juga ruang kosong di depan kolase bingkai foto milikmu sehingga orang bisa melihat foto-fotonya. Lagipula, kolase memang kamu pajang untuk dipamerkan ke banyak orang, kan?

Jangan memajang kolase bingkai foto di lorong atau tangga tertutup. Spaceselebar 1,5 hingga 2 meter cukup bagus, jangan lebih kecil dari itu. Dengan demikian, kamu bebas memasang bingkai foto dari berbagai ukuran.

2. Rencanakan Kolase yang Diidamkan

Selanjutnya ialah merencanakan desain kolase bingkai foto yang kamu inginkan. Yang dimaksud dengan merencanakan, kamu benar-benar mengukur serta menggambarnya di atas kertas. Tujuannya, agar kamu memperoleh ide dan inspirasi sebanyak-banyaknya. Lalu, cocokkan dengan ukuran bingkai foto di dalam kolase tersebut.

Rencanakan Desain Bingkai Foto

Usahakan agar gambarmu di atas kertas sebanding dengan ukuran dinding. Selama ukuran keduanya sebanding, kamu dapat lebih mudah menentukan berapa banyak bingkai foto yang dibutuhkan.

3. Memilih desain bingkai foto

Pada prinsipnya, kamu bebas mendesain kolase bingkai foto dalam bentuk apa pun. Bentuk berlian (diamond) dan persegi panjang biasanya paling sering dipilih. Susunannya sederhana namun tetap menarik. Bentuk hati, piramida, atau bentuk inisial namamu pun tak kalah bagus.

Kalau dindingnya tak jauh dari tangga, pastikan desainmu mengikuti sudut tangga tersebut. Agar lebih mudah, mungkin kamu bisa menggunakan tali dan paku payung sebagai penanda.

4. Pilih Pigura yang Serupa atau Tidak?

Ketika membuat kolase bingkai foto, satu hal yang perlu diingat adalah kamu tidak perlu memilih bingkai foto yang bentuknya serupa. Memang ada yang bilang bahwa kolase akan tampak lebih indah jika bingkai fotonya saling identik. Tetapi kaidah tersebut cocok dipakai untuk gambar bertema alam, bukan foto manusia.

 

Apabila kamu ingin membuat kolase berbentuk simetris dengan bingkai yang serupa, lebih baik pajang foto dirimu atau orang lain beserta gambar bertema alam (bunga, gunung, atau pohon). Tapi jika kolase bingkai foto didominasi gambar manusia,  carilah bingkai foto yang mirip tapi tidak serupa. Contohnya, warnanya sama namun teksturnya berbeda. Kesamaan bingkai foto ini sangat berguna untuk meningkatkan nilai seni pada kolase. Tampilan kolase bingkai foto pun akan bertambah cantik.

5. Ambil Foto dengan Tema Serupa

Tema Bingkai Foto

Tak hanya bingkainya, foto-foto yang kamu pilih usahakan memiliki kemiripan juga. Contohnya, foto-foto dengan tema monokrom (hitam-putih). Meski begitu, kamu tidak perlu takut untuk menciptakan kontras. Justru dengan kontras itu, kolase bingkai fotomu bisa menjadi lebih menarik. Apabila semua foto berwarna monokrom, tak ada salahnya memilih bingkai foto dengan beragam tekstur dan ukuran.

 

6. Gunakan Kertas Sebagai Bantuan Pemasangan

Memasang bingkai foto ke dinding secara persis sempurna seperti kamu mengaturnya di lantai merupakan proses yang paling sulit. Nah untuk memudahkan, kamu bisa memanfaatkan kertas, koran, karton, atau bahan sejenis lainnya. Potonglah kertas-kertas tersebut sesuai ukuran bingkai foto, termasuk lubang tempat bingkai foto itu akan digantung.

Pemasangan Bingkai Foto

Setelah itu, susunlah kertas-kertas itu sesuai desain kolase bingkai foto yang kamu buat. Kalau sudah terpasang semua, kamu akan bisa melihat sendiri bagian mana yang bengkok atau tidak sesuai desain. Sesuai setiap potongan sampai sama persis dengan susunan bingkai foto di lantai tadi.

7 . Bingkai Foto Polaroid

Tak selamanya kolase harus menggunakan bingkai foto (frame) dari kayu atau logam. Kamu juga bisa loh sekadar memberi border foto, tanpa perlu dibingkai. Sebagaimana foto polaroid yang sempat menjadi tren di tahun ’90-an. Border berwarna putih polosnya dijamin akan mengajakmu bernostalgia dan mengingat kenangan saat foto tersebut diambil. Sebuah cara sederhana untuk memperoleh kolase yang istimewa. Ini sangat cocok dipasang sebagai dekorasi pada rumah impianmu.

Bingkai Foto Polaroid

Untuk memajangnya, cukup gantungkan foto-foto tersebut memakai tali yang ujung-ujungnya dikaitkan ke paku payung. Tetap perhatikan bentuk kolase yang telah kamu desain, ya.

8. Lakukan Kombinasi

Bingkai foto atau foto polaroid? Kombinasi antara bingkai foto dan foto polaroid pastinya akan menciptakan perpaduan yang menarik. Belum lagi dengan tambahan tekstur dan pola kolase yang ciamik. Tumpang tindih antara satu bingkai foto dengan bingkai foto lainnya pun layak kamu coba. Intinya, beranilah untuk berkreasi.

Bingkai Foto Kombinasi

9. Kolaborasi Bingkai Foto Besar dan Kecil

Bingkai Foto Koloborasi

Saat membuat kolase, kamu tidak mesti menatanya dalam satu susunan bingkai foto yang besar. Kamu juga bisa membuat beberapa kelompok bingkai foto kecil. Kemudian meletakkanya di dekat lemari pakaian, meja, cermin, maupun di sudut ruangan. Walau tidak banyak foto yang kamu pajang, tapi susunan kolase bingkai foto tersebut tetap berguna sebagai pemanis ruangan.

10. Buatlah Cerita

Semua orang pasti suka cerita. Dan kamu pun pasti punya momen berkesan yang ingin dibagikan kepada orang lain. Nah, cobalah ceritakan momen tersebut melalui dekor pada rumahmu. Ambil beberapa foto dan urutkan sesuai kronologis peristiwa yang paling kamu suka. Bisa berupa proses pernikahanmu, proses tumbuhnya si kecil hingga dewasa, liburan keluarga, atau peristiwa-peristiwa penting lainnya.

Cerita Bingkai Foto

Ternyata nggak sulit kan menata kolase dengan bingkai foto? Kalau kamu sudah tahu triknya, nggak sulit menata kolase foto yang cantik untuk rumahmu. Masih bingung? Kalau kamu kesulitan menentukan desain interior yang terbaik untuk rumahmu, tim desain interior dekoruma siap membantu! Kita juga bisa membantu kamu yang membutuhkan lemari custom.

Template penataan pigura

 

Tidak perlu repot memikirkan bagaimana menatanya. Search saja di internet dengan kata kunci “photo wall templates”, “frame art hanging display”, “photo wall layout”, atau semacamnya. Banyak sekali contoh template penataan pigura beserta skala dan ukuran piguran yang diperlukan. Tinggal pilih mana yang sesuai untuk dinding Anda.

1. Formula garis lurus

Ini jika Anda tidak ingin memiliki desain yang sama dengan cara menggunakan template. Formula garis lurus memastikan Anda bisa menata pigura dengan rapi. Pertama, gambar area dinding tempat diletakkannya pigura nantinya, beserta ornamen yang ada saat ini, misalnya lampu, kursi, sofa, meja, dsb. Sebisa mungkin gambar dengan skala yang benar. Kedua, siapkan berbagai ukuran pigura yang akan dipajang, buat versinya dalam ukuran kecil sesuai skala pada gambar dinding. Nantinya kertas ini akan ditempelkan. Ketiga, mulai menggambar garis dengan alternatif berikut ini.

2. Garis bawah dan atas horizontal

Gambar garis horizontal di atas meja atau sofa. Garis ini akan menjadi batas bawah atau batas atas pigura. Lakukan simulasi dengan menempelkan potongan kertas kecil di sketsa Anda. Kertas-kertas kecil diletakkan menempel pada garis.

3. Garis tengah horizontal

Gambar garis horizontal. Lakukan simulasi dalam sketsa. Kali ini garis horizontal memotong kertas simulasi tepat di bagian tengahnya. Pigura bisa terdiri atas 2 atau 3 ukuran dengan susunan besar-kecil-besar-kecil-besar, atau kecil-besar-kecil-besar-kecil.

4. Garis samping kanan dan kiri vertikal

Sama dengan melakukan simulasi pada sketsa garis bawah dan atas. Hanya saja, garis kanan dan kiri harus ada semua. Garis-garis vertikal ini akan menjadi batas kanan dan kiri, sementara bagian atas dan bawah tidak perlu rata.

 

6. Huruf T, H, dan 1 anak tangga

Para desainer interior kadang terlihat begitu saja menata pigura di dinding, tanpa memperhatikan petunjuk apapun, tetapi sebenarnya tetap ada garis lurus antara pigura yang satu dengan yang lainnya. Untuk bentuk sederhana, coba gambar garis T, H, atau gambar 1 anak tangga. Letakkan kertas simulasi di sekitar garis tersebut.

Semoga bermanfaat 🙂

INFO KAMI DIGITAL ARSITEK INDONESIA

INTERIOR JOGJAKITCHEN SET JOGJADigital Arsitek Indonesia perusahaan yang bergerak di bidang jasa Interior dan Eksterior kami berdiri sejak tahun 2014. Produksi yang kami berikan adalah Design dan Produksi Interior dan Bidang Arsitek Perencanaan dan Pelaksanaan Bangunan. Untuk pemesanan KLIK DISINI! Hubungi kami di  WA: 085729616938 | Email : nikenswastika23@gmail.com

Bagikan :

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat