Jl. Babadan No.27 Yogyakarta
0857-2961-6938
nikenswastika23@gmail.com

Jenis Genteng Untuk Rumah

MELAYANI SETTING INTERIOR RUANGAN, KAMAR, RUANG TAMU, DAPUR, KITCHEN SET, ARSITEK

Jenis Genteng Untuk Rumah

Jenis Genteng Untuk Rumah

Jenis Genteng Untuk RumahJENIS GENTENG UNTUK RUMAH

Genteng – Sudah menjadi hal yang umum, jika semua orang ingin mempunyai rumah impian dan rumah idaman. Untuk di masa depan nanti, digunakan untuk keluarga baru kita pasti akan membangun rumah bukan. Ngomong-ngomong soal membangun rumah, rumah ini harus dilengkapi dengan genteng. Dimana genteng dapat melindungi kita dari beberapa faktor. Seperti panas, hujan, dan lain sebagiainya. Sebelum Anda membangun rumah, alangkah lebih baik kita kenali dulu apa saja jenis genteng untuk rumah kita.

Jenis Genteng Berkualitas

Genteng harus kuat terhadap air hujan, panas, dan suara. Lalu, materialnya juga harus bisa membuat dalam rumah terasa sejuk dan nyaman.

Jenis genteng yang dipilih sebaiknya cukup ringan namun kuat dan tahan lama, tidak butuh perawatan, dan tak mudah terbakar, sesuai bujet, dan yang tak kalah penting, harus serasi dengan desain rumah Anda.

Yuk, cek bentuk dan jenis genteng apa yang paling pas untuk rumah minimalis Anda.

  1. Jenis genteng aspal

Jenis genteng aspal punya berbagai kelebihan, namun dibanderol dengan harga cenderung tinggi. (Foto: Premoroofing.com)

Jenis genteng aspal punya berbagai kelebihan, namun dibanderol dengan harga cenderung tinggi. (Foto: Premoroofing.com)

Genteng yang dibuat dari campuran serat kayu dan aspal ini sedang jadi tren. Jenis genteng seperti yang bisa Anda lihat dari Premo Roofing ini diklaim memiliki banyak kelebihannya.

Pertama, genteng aspal dapat digunakan di hampir semua rangka atap. Anda bisa menggunakannya bersama atap kayu, baja ringan, hingga beton.

Kedua, jenis genteng ini lentur, kuat, dan tahan api. Ketiga, genteng ini diklaim anti-bocor karena bentuknya berlapis dan lebar.

Keempat, modelnya cenderung simpel dan sangat cocok untuk rumah minimalis. Pilihan warnanya pun beragam, sehingga Anda tinggal menyesuaikannya dengan warna tembok rumah Anda. Pemasangannya pun praktis dan bisa dikerjakan dalam waktu singkat.

Namun, ada satu hal yang perlu Anda perhatikan. Jenis genteng ini juga memiliki kelemahan, yaitu harganya yang cukup tinggi dan pemasangan yang harus dilakukan oleh ahlinya.

Anda tidak bisa menyerahkannya sembarangan pada tukang bangunan. Begitu juga kalau rusak. Anda harus menghubungi tukang profesional untuk memperbaiki atap.

Baca Juga: Contoh Konsep Rumah Tropis

  1. Jenis genteng beton

Meski dari beton, warna dan bentuk jenis genteng ini tetap bisa bermacam-macam. (Foto: Auburntile.com)

Meski dari beton, warna dan bentuk jenis genteng ini tetap bisa bermacam-macam. (Foto: Auburntile.com)

Anda butuh genteng yang kokoh agar tahan lama dan kuat terhadap cuaca? Nah, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan jenis genteng yang terbuat dari beton.

Genteng beton terbuat dari semen, pasir dan fly ash, yaitu abu bekas pembakaran batu bara. Genteng beton tidak membutuhkan perawatan khusus, dan tahan (amat lama) hingga 50 tahun. Apalagi jika Anda memilih produk yang tepat dan mengaplikasikannya dengan benar.

Karena komponen materialnya ini, genteng beton juga tahan dari api serta tidak mudah bocor. Walaupun terbuat dari beton, genteng ini memiliki cukup banyak variasi bentuk dan warnanya, sehingga mudah disesuaikan dengan bentuk rangka atap dan konsep rumah minimalis Anda.

Meski begitu, genteng beton memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah dari segi berat.

Genteng beton sedikit lebih berat dibanding jenis genteng lainnya, dan hal ini bisa membebani struktur hunian. Untuk mengakali hal ini, Anda membutuhkan setidaknya rangka baja ringan untuk penopangnya.

  1. Jenis genteng dari tanah liat 

Jenis genteng tanah liat umum digunakan di Indonesia dan memiliki finishing kilap yang cantik. (Foto: Gosmartbricks.com)

Jenis genteng tanah liat umum digunakan di Indonesia dan memiliki finishing kilap yang cantik. (Foto: Gosmartbricks.com)

Genteng clay atau tanah liat adalah jenis genteng yang umum digunakan di Indonesia. Dulu, bentuk dan warna genteng tanah liat sangat terbatas, sehingga memberikan kesan kuno dan membosankan.

Namun, kini genteng tanah liat diproduksi dengan berbagai model dan warna yang modern. Jadi, jangan khawatir, karena pilihan jenis genteng ini akan tetap cocok untuk rumah minimalis Anda.

Harga genteng tanah liat umumnya lebih murah dibanding jenis genteng yang lain. Meski murah, genteng ini sangat bisa diandalkan, karena bisa bertahan hingga ratusan tahun. Bobotnya juga tak berat, namun kuat dan tahan api.

Sayangnya, ketahanan dan kecantikan eksterior jenis genteng ini masih bergantung terhadap cara pemasangannya. Kalau memasangnya tidak benar, genteng ini mudah bocor dan warnanya mudah memudar.

 Baca Juga: Seperti Apa Genteng Sirap Itu?

  1. Jenis genteng metal

Jenis genteng metal yang memiliki warna abu-abu akan terlihat selaras dengan tampilan minimalis rumah Anda! (Foto: O-metall.com)

Jenis genteng metal yang memiliki warna abu-abu akan terlihat selaras dengan tampilan minimalis rumah Anda! (Foto: Ometall.com)

Genteng ini terbuat dari lembaran metal yang di-press membentuk pola seperti genteng. Jenis genteng ini tentunya sangat ringan dan menghemat struktur hunian. Selain cocok dengan tampilan minimalis rumah Anda, jenis genteng metal ini juga tahan lama.

Kekurangan dari jenis genteng ini adalah materialnya yang mudah menyerap panas dan berisik saat terkena hujan. Nah, jika tak ingin permukaan genteng menjadi mengkilap, menyerap panas, dan berisik, Anda tak perlu khawatir dan urung memilih genteng metal.

Anda bisa kok memilih jenis genteng metal yang dilapisi dengan butiran pasir dari aspal yang direkatkan, kemudian ditutup dengan cat di pabrik. Tinggal pilih yang sesuai untuk rumah Anda.

Satu lagi, karena ringan, genteng metal tentu aman untuk rumah kita yang berada di daerah rawan gempa. Namun, kalau ingin lebih maksimal, Anda bisa mencoba membangun rumah anti-gempa dari kontainer berikut.

Baca juga : Kamar Mandi Kesan Natural

  1. Jenis genteng kaca

Jenis genteng kaca paling cocok ditempatkan di atas dapur agar curah cahaya bisa lebih maksimal tanpa menggunakan lampu. (Foto: Kthmagazine.se)

Jenis genteng kaca paling cocok ditempatkan di atas dapur agar curah cahaya bisa lebih maksimal tanpa menggunakan lampu. (Foto: Kthmagazine.se)

Nah, genteng kaca ini tentu tak bisa dipasang di seluruh permukaan atap, karena hawa panasnya di siang hari bisa membuat penghuni tak nyaman.

Anda bisa menyelipkan jenis genteng ini di beberapa tempat yang mungkin tak bisa dipasang jendela, sehingga ruangan tetap bisa mendapat cahaya matahari.

Anda bisa memasangnya di dapur, misalnya. Genteng kaca sangat cocok untuk rumah minimalis, karena rumah pun jadi lebih terang dan tampak luas. Satu lagi, Anda juga bisa menghemat listrik!

Genteng tak hanya berfungsi sebagai penutup hunian, tapi juga memberikan karakteristik sendiri untuk rumahnya.

Nah, jika rumah Anda memiliki konsep minimalis, Anda tak perlu khawatir. Memilih genteng yang tepat untuk rumah minimalis tak sulit, karena banyaknya pilihan dengan rentang harga yang beragam.

Baca juga : Mengenal Rangka Atap Kayu

Bagikan :

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat